Viral! Batu Hitam yang Jatuh dari Langit di Tapanuli Tengah

Viral! Batu Hitam yang Jatuh dari Langit di Tapanuli Tengah

Viral! Batu Hitam yang Jatuh dari Langit di Tapanuli Tengah

Viral! Batu Hitam yang Jatuh dari Langit di Tapanuli Tengah – Batu meteor berwarna hitam yang jatuh ke rumah Josua Hutagalung, warga Dusun Sitahan Barat, Desa Sitahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara ditawar Rp1 miliar. Sebelumnya juga ada yang menawar seharga Rp200 juta.

Penemu batu hitam itu, Josua Hutagalung mengaku sudah ada seorang warga yang mencoba menawarkan batu tersebut seharga Rp200 juta. Namun, dia menegaskan tidak akan menjual batu itu.

“Kemarin sudah ada yang minta batu ini seharga Rp200 juta, tapi saya jawab batu itu gak saya jual. Saya gak tahu apakah mereka serius atau tidak,” kata Josua saat di temui di rumahnya , selasa.

Josua mengatakan batu yang jatuh dari langit itu akan dia simpan dan dijaga dengan baik. Pun jika suatu saat nanti ada yang menawarkan batu tersebut dengan harga yang cocok, dia tidak mau menjual sepenuhnya.

“Kalau seumpamanya ada yang beli batu itu dengan harga yang lebih, hanya sebagian yang saya jual. Artinya, harus ada tetap tinggal sama kami. Jadi kalau seutuhnya, saya tidak jual, biar saya simpan saja, karena itu menjadi sejarah yang sangat berharga bagi kami,” kata dia.

Sebelum terjadi peristiwa langka itu, Josua dan keluarganya tidak ada memiliki firasat aneh. Demikian juga dengan tanda-tanda lewat mimpi. Semuanya berjalan seperti biasa.

“Tidak ada tanda-tanda, semua berjalan biasa saja. Makanya kami berkeyakinan dengan kehadiran batu ini, ada harapan dan doa yang kami panjatkan kepada Tuhan, agar apa yang kami harapkan bisa tercapai,” jawab dia.

Awal jatuhnya batu itu

Dia menceritakan pengalaman langka saat menemukan batu tersebut di samping rumahnya. Saat itu masih siang dan awalnya terdengar suara gemuruh yang begitu kencang. Anehnya, kondisi cuaca terang dan tidak mendung apalagi hujan.

“20 menit setelah suara itu kami dengar kembali gemuruh. Lalu ada suara benturan keras hingga rumah saya terasa bergetar. Lalu saya cari sumber suara benturan dan melihat atap seng sudah bolong. Dan di tanah sedalam 20 cm, ada bongkahan batu tersebut. Saya pegang masih panas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sitahi Nauli Risman meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk menurunkan pihak terkait untuk meneliti apakah benar batu tersebut batu meteor.

“Ini untuk membuktikan kepada warga desa apakah benar benda yang jatuh dari langit itu meteor atau bukan, sekaligus memberi kami edukasi,” kata Risman.

Saat ini, batu hitam meteor tersebut viral di masyarakat. Banyak yang berdatangan untuk melihat, memegang dan berfoto dengan batu dari luar angkasa tersebut.

Comments are closed.