Sabar Menanti Persaingan Luca Marini & Enea Bastianini di MotoGP

Sabar Menanti Persaingan Luca Marini & Enea Bastianini di MotoGP

Sabar Menanti Persaingan Luca Marini & Enea Bastianini di MotoGP

Sabar Menanti Persaingan Luca Marini & Enea Bastianini di MotoGP – Grand Prix Sepeda Motor (atau juga GP Motor) adalah seri kejuaraan balap motor kelas utama yang diselenggarakan di sirkuit jalanan yang disetujui dan diatur oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).

Sejumlah ajang balap sepeda motor independen telah digelar sejak awal abad ke-20 dan banyak ajang besar nasional mendapatkan nama Grand Prix. Ketika berlaga di ajang Moto2 pada 2020, Luca Marini dan Enea Bastianini adalah lawan. Kini, di ajang MotoGP 2021 mendatang, keduanya akan menjadi rekan satu tim di Ducati.

Pada ajang Moto2 2020, Marini dan Bastianini saling bersaing mendapatkan gelar. Pada akhirnya, titel Moto2 di musim tersebut jatuh kepada Bastianini. Pembalap asal Italia itu menorehkan 205 poin, berselisih sembilan poin dengan Marini di Link Alternatif Club388 peringkat kedua.

1. Saling hormat, tetapi persaingan tetap harus ada

Menanti Persaingan Luca Marini dan Enea Bastianini di MotoGP

Marini mengungkapkan, hubungannya dengan Bastianini baik. Mereka saling menyimpan hormat satu sama lain. Namun, Marini berharap walau membalap di bendera yang sama, persaingannya dengan Bastianini tetap ada. Kenapa?

“Saya harap persaingan ini tetap ada karena kami sama-sama ingin jadi pembalap yang kuat. Tetapi, mesti saya akui ada perubahan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Selain persaingan saya dengan Bastianini, ada pesaing lain yang juga muncul,” ujar Marini, dilansir GPOne.

2. Beda cara Marini dan Bastianini menyambut MotoGP

Menanti Persaingan Luca Marini dan Enea Bastianini di MotoGP

Tampak ada cara yang berbeda dari bagaimana Marini dan Bastianini menyambut ajang MotoGP perdananya. Bastianini mengaku mendapat banyak saran dari Carlo Pernat, serta menambah porsi latihannya.

“Saya menambah latihan saya di gym dan juga coba mengendarai motocross. Saya juga banyak mendapatkan saran dari manajer saya, Carlo Pernat. Ia memberi saya banyak masukan,” ujar Bastianini.

Di sisi lain, Marini mengungkapkan ia hanya mengikuti apa yang di lakukan Valentino Rossi, Franco Morbidelli, dan Francesco Bagnaia jelang balapan. Ia juga belum bicara dengan ketiga sosok itu soal saran.

“Saya belum bicara dengan kakak saya, Franco (Morbidelli), dan Pecco (Bagnaia), dan saya juga belum mengetes motor saya. Saya tidak tahu siapa yang bisa saya tanya. Mungkin ketika musim berlangsung, saya akan menemukan orangnya,” ujar Marini.

3. Marini sebut tidak sabar ingin segera membalap di MotoGP

Menanti Persaingan Luca Marini dan Enea Bastianini di MotoGP

Marini menyebut, ia sudah tidak sabar segera membalap di ajang MotoGP. Adik Valentino Rossi itu menanti-nanti, sensasi macam apa yang akan ia rasakan saat membalap di kelas MotoGP nantinya.

“Saya sudah tidak sabar menanti, sensasi apa yang bakal saya rasakan di hari pertama membalap. Bahkan, di ajang Moto2 saja, kerap ada perasaan dan motivasi yang muncul dari benak saya. Tidak ada yang lebih nikmat di bandingkan mengendarai motor di ajang MotoGP,” ujar Marini.

Comments are closed.