Petronas Yakin Morbidelli Bisa Bersaing Rebut Titel Juara MotoGP 2021

Petronas Yakin Morbidelli Bisa Bersaing Rebut Titel Juara MotoGP 2021

Petronas Yakin Morbidelli Bisa Bersaing Rebut Titel Juara MotoGP 2021

Petronas Yakin Morbidelli Bisa Bersaing Rebut Titel Juara MotoGP 2021 – Kejuaraan Dunia MotoGP atau kerap disebut sebagai MotoGP saja atau nama resminya FIM MotoGP World Championship adalah kelas utama dari seri balapan Grand Prix Sepeda Motor. Dulunya kelas ini dikenal dengan nama kelas 500cc atau biasa disebut GP500 yang pertama kali digelar sejak musim 1949.

Pada Senin (1/3) sore WIB Petronas Yamaha SRT resmi meluncurkan motor 2021. Di waktu yang sama juga diperkenalkan kedua pembalap mereka ke hadapan publik, yakni Valentino Rossi dan Franco Morbidelli.

Menatap musim 2021, Petronas Yamaha SRT menaruh kepercayaan pada IDNPlay Poker APK Franco Morbidelli. Tim yang berbasis di Sepang, Malaysia, itu yakin Morbidelli masih akan bertarung dalam perebutan gelar juara dunia setelah hasil apik yang diraihnya musim lalu.

1. Yamaha alami masa sulit musim 2020

Petronas Yakin Morbidelli Bisa Bersaing Rebut Titel Juara MotoGP 2021

Musim 2020 memang bukanlah musim baik bagi Yamaha. Asa meraih gelar juara pembalap sempat membuncah manakala Fabio Quartararo sukses menghadirkan dua kemenangan beruntun di awal kejuaraan.

Namun, harapan memudar saat Quartararo mengalami masalah ban depan di GP Aragon yang memaksa pembalap Prancis itu finis ke-18 balapan tersebut. Masalah katup pada mesin YZR-M1 serta Yamaha yang terkena penalti 50 poin akibat menggunakan mesin ilegal di GP Spanyol semakin membuat Yamaha berada pada posisi sulit.

2. Petronas Yamaha merasa kecewa tak bisa meraih gelar juara dunia pembalap

Petronas Yakin Morbidelli Bisa Bersaing Rebut Titel Juara MotoGP 2021

Kondisi sulit itu rupanya juga disesali pihak Petronas Yamaha SRT. Team Principal Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengakui hal itu. Ia merasa kekecewaan timnya melebihi yang dirasakan Yamaha. Hal ini yang menimbulkan rumor bahwa Yamaha dan Petronas tidak akur meski pada akhirnya ditepis oleh Razlan.

“Kami sangat, sangat kecewa ketika gagal meraih gelar juara dunia dan Yamaha gagal meraih gelar konstruktor di Valencia. Terlihat jika kami merasa kecewa daripada mereka,” kata Razlan dikutip dari motorsport.com.

“Tapi kami membicarakan semua itu dan saya senang mereka mengetahui fakta tersebut dan proposal mereka selepas 2022 melebihi apa yang telah terjadi dalam dua tahun terakhir,” lanjutnya.

3. Yakin Morbidelli mampu mengatasi tekanan persaingan gelar juara

Petronas Yakin Morbidelli Bisa Bersaing Rebut Titel Juara MotoGP 2021

Terkait Morbidelli, Razali optimistis pembalapnya itu bisa bertarung merebut gelar sebab memiliki pengalaman juara serta di anggap mampu mengatasi tekanan ketatnya kompetisi. Sebelumnya, Morbidelli pernah juara Moto2 pada musim 2017.

“Aku pikir dia memiliki semua pengalaman guna mengatasi tekanan dan situasi. Dia pembalap yang jauh lebih dewasa di bandingkan dengan Quartararo, misalnya, dan apa yang dia lakukan tahun lalu setelah selalu berada di bayang-bayang Quartararo di tahun rookie-nya, ia telah meningkatkan kemampuannya,” kata Razali di lansir crash.net.

4. Morbidelli masih pakai motor ‘A-Spec’, apa alasannya?

Petronas Yakin Morbidelli Bisa Bersaing Rebut Titel Juara MotoGP 2021

Meski menjadi pembalap terbaik Yamaha musim lalu dengan finis runner-up di klasemen akhir, Morbidelli masih akan memakai motor ‘A-Spec’ yang merupakan YZR-M1 versi 2019. Lantas, apa alasan di baliknya?

“Yamaha memberi tahu kami pada GP Malaysia 2019 jika YZR-M1 2020 benar-benar motor yang baru. Jika mereka mengembangkannya lebih baik, itu akan luar biasa. Jika tidak, mereka beresiko mengalami masalah,” jelas Razali.

5. Masalah logistik dan biaya juga membuat Morbidelli tak dapat motor spesifikasi pabrikan

Petronas Yakin Morbidelli Bisa Bersaing Rebut Titel Juara MotoGP 2021

Akibat kondisi semacam itu, Petronas Yamaha di minta menggunakan YZR-M1 versi 2020 dan 2019 sehingga menjadikan versi 2019 sebagai langkah antisipasi pada YZR-M1 2020 jika terjadi masalah. Di tambah lagi, Yamaha merasa bahwa terlalu terlambat memberi Morbidelli spesifikasi pabrikan pada 2021 karena masalah logistik dan dana.

“Situasinya kami ada dalam kontrak dan situasi ekonomi yang tidak memungkinakn untuk memberi upgrade pada motornya menjadi motor pabrikan seperti yang lain,” tambah Razali.

Meski demikian, Razali menjamin motor Morbidelli akan memperoleh upgrade. Ia yakin manufaktur asal Jepang tersebut melakukan yang terbaik untuk Morbidelli persis seperti yang di lakukan musim lalu.

Comments are closed.