Para Pengusaha Janji Bakal Bayar Karyawan yang Bekerja saat Pilkada

Para Pengusaha Janji Bakal Bayar Karyawan yang Bekerja saat Pilkada

Para Pengusaha Janji Bakal Bayar Karyawan yang Bekerja saat Pilkada

Para Pengusaha Janji Bakal Bayar Karyawan yang Bekerja saat Pilkada – Pilkada Serentak 2020 tetap di gelar di 270 daerah di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Jumlah pemilih pemula atau penduduk yang baru berusia 17 tahun ada sekitar 3 juta orang berdasarkan versi KPU.

Pemilih pemula tentu belum mengetahui banyak seluk beluk pilkada dan dampaknya jika tidak menggunakan hak suara. Pemilih pemula juga kerap tidak menggunakan hak suaranya terutama mereka yang tidak terlalu tertarik dengan politik.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah meminta agar pengusaha membayar karyawan yang bekerja pada hari pemungutan suara pada 9 Desember 2020 berhak atas upah kerja lembur. Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja, mengatakan pihaknya akan mengikuti aturan cara deposit idn poker tersebut.

1. Semua kebijakan akan di kembalikan ke masing-masing perusahaan

Kendati begitu, Shinta tidak menjelaskan kapan uang lembur karyawan akan di bayar. Menurutnya semua kebijakan di kembalikan kepada masing-masing perusahaan.

“Namun ini tentu saja tergantung kebijakan dan kesepakatan para pihak di perusahaan masing masing,” ucapnya.

2. Berhak atas upah lembur dan hak lainnya

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan meski tidak semua daerah melakukan pilkada namun hari libur berlaku secara nasional. Oleh karena itu, aturan pun berlaku bagi daerah yang tidak melaksanakan pilkada. Pekerja yang bekerja pada hari pemungutan suara, berhak atas upah kerja lembur dan hak-hak lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Begitu pun dengan pekerja atau buruh yang daerahnya tidak melaksanakan pilkada dan tetap harus masuk kerja, maka pelaksanaan hak-haknya sama, yakni berhak atas upah kerja lembur dan hak-hak lainnya,” tegasnya

3. Kemenaker minta pengusaha beri kesempatan pada karyawan untuk memberikan suara

Ida meminta semua pengusaha memberikan kesempatan kepada pekerja atau buruh untuk menggunakan hak suaranya pada 9 Desember 2020, sembari tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Hal tersebut diungkapkan Menaker Ida dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/14/HK.04/XII/2020 tentang Hari Libur Bagi Pekerja/Buruh Pada Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020, tertanggal 7 Desember 2020.

Comments are closed.