Daftar Kepala Daerah Meninggal & Terpapar COVID-19 Selama Pandemik

Daftar Kepala Daerah Meninggal & Terpapar COVID-19 Selama Pandemik

Daftar Kepala Daerah Meninggal & Terpapar COVID-19 Selama Pandemik

Daftar Kepala Daerah Meninggal & Terpapar COVID-19 Selama Pandemik – Kepala daerah, dalam konteks Indonesia, adalah gubernur, bupati, atau wali kota. Kepala daerah di bantu oleh seorang wakil kepala daerah. Sejak tahun 2005, pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah dipilih secara langsung oleh rakyat melalui Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Pandemik COVID-19 di Indonesia genap setahun sejak Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengumumkan kasus pertama virus corona di Indonesia pada 2 Maret 2020. Virus corona menginfeksi siapa saja, tidak pandang bulu.

Mulai dari pejabat tinggi, tokoh, pemuka agama, tenaga kesehatan, anggota TNI/Polri, kepala daerah, hingga masyarakat sipil. Bahkan, banyak di antara mereka meninggal akibat virus ini. Berikut deretan kepala daerah yang Download APK IDNPlay terpapar dan meninggal dunia akibat COVID-19.

1. Bupati dan dua wakil bupati meninggal akibat terinfeksi COVID-19

Deretan Kepala Daerah Meninggal dan Terpapar COVID-19 Selama Pandemik

Bupati Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah Ir Atripel Tumimomor, menjadi kepala daerah pertama yang meninggal dunia akibat COVID-19 di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 2 Aprill 2020 sekitar pukul 22.30 Wita. Ketahui Atripel memiliki komorbid atau penyakit bawaan dan sudah sakit sejak 31 Maret 2020.

Berikutnya, Wakil Bupati Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, Edward Antony. Edward meninggal pada Minggu, 16 Agustus 2020 di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek Bandar Lampung pada pukul 04.49 WIB, dan di ketahui memiliki riwayat penyakit diabetes melitus. Ia terkonfirmasi positif COVID-19 sejak seminggu sebelum meninggal dan di ketahui memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta.

Selain itu, wakil sekaligus Pelaksana Tugas Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin. Syaifuddin di kabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 22 Agustus 2020 pukul 15.10 WIB. Nur di konfirmasi meninggal dunia akibat COVID-19. Status Nur yang positif virus corona baru di ketahui beberapa saat sebelum di nyatakan meninggal dunia.

2. Wali kota yang meninggal akibat COVID-19

Deretan Kepala Daerah Meninggal dan Terpapar COVID-19 Selama Pandemik

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul di nyatakan meninggal dunia di ruang ICU Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepulauan Riau), pada 28 April 2020 pukul 16.45 WIB. Syahrul meninggal dunia bukan semata-mata di sebabkan COVID-19, melainkan terdapat penyakit penyerta pembengkakan ginjal, hipertensi, dan diabetes.

Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani juga di kabarkan meninggal dunia akibat terinfeksi COVID-19 pada Senin, 10 Agustus 2020 pukul 02.30 Wita. Almarhum sempat di rawat di rumah sakit selama dua pekan setelah di nyatakan positif COVID-19 pada Juli 2020.

3. Anies merupakan satu di antara empat gubernur yang sempat positif COVID-19

Deretan Kepala Daerah Meninggal dan Terpapar COVID-19 Selama Pandemik

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat di kabarkan terpapar COVID-19 pada Selasa, 1 Desember 2020 dan di nyatakan sembuh pada 29 Desember 2020. Tak hanya Anies, Wakilnya Ahmad Riza Patria juga sempat di nyatakan positif pada 29 November 2020 dan di nyatakan sembuh pada 14 Desember.

Tak hanya Gubernur DKI, Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran, Gubernur Riau Syamsuar dan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto juga pernah di nyatakan terpapar COVID-19, namun akhirnya di nyatakan sembuh melalui  tes swab PCR.

4. Sebanyak tujuh wali kota terpapar COVID-19, termasuk Wali Kota Bogor Bima Arya

Deretan Kepala Daerah Meninggal dan Terpapar COVID-19 Selama Pandemik

Wakil kota yang pertama kali di nyatakan positif COVID-19 adalah Wali kota Bogor Bima Arya, sejak 19 Maret 2020 dan sembuh setelah menjalani perawatan selama 14 hari di RSUD Bogor.

Menyusul Bima, Wali Kota Bandung Yana Mulyana juga di nyatakan positif COVID-19 pada 23 Maret 2020 dan kini telah di nyatakan sembuh.

Selain itu, beberapa wali kota lainnya juga terpapar COVID-19, yakni Wali Kota Depok Mohammad Idris, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie.

Kemudian, Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe, Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani, Wali Kota Palangkaraya Fairif Naparin, dan Wali Kota Tanjungpinang Syahrul.

5. Daftar bupati yang sempat di nyatakan positif COVID-19

Deretan Kepala Daerah Meninggal dan Terpapar COVID-19 Selama Pandemik

Daftar panjang kepala daerah yang terpapar COVID-19 tidak hanya di alami gubernur dan wali kota. Tetapi juga para bupati yang ada di Indonesia, yaitu Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Dan Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Bupati Pemalang Junaedi. Serta  Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin.

Kemudian, Bupati Melawi Panji, Bupati Ogan Ilir, Ilyas Pandji, Bupati Panukal Abab Lematang Ilir Heri Amalindo, Bupati Melawi Panji. Saat ini, mereka telah di nyatakan sembuh dan sudah kembali menjalankan aktivitas.

Comments are closed.