BUMN : Vaksin Corona Siap Digunakan Awal Tahun

BUMN : Vaksin Corona Siap Digunakan Awal Tahun

BUMN : Vaksin Corona Siap Digunakan Awal Tahun

BUMN : Vaksin Corona Siap Digunakan Awal Tahun – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir merapat ke Istana Negara untuk mengikuti rapat intern dengan Presiden Joko Widodo, Selasa. Dalam rapat itu, juga akan membahas soal vaksin Covid-19 yang telah tiba ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Berdasarkan pantauan Apk IDN Poker  di lokasi, Erick juga ditemani oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir, dan Koordinator Uji Klinis Vaksin Virus Corona dari Unpad Bandung, Kusnandi Rusmil.

Erick mengatakan, vaksin corona baru akan rampung pada awal tahun depan atau 2021. Setelah itu barulah pemerintah melalui PT Bio Farma (Persero) akan mengedarkannya.

“Karena kita ketahui bahwa vaksin baru bisa beredar di awal tahun depan,” ucapnya saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan.

Ia meminta masyarakat tetap mematuhi disiplin protokol kesehatan. Jangan sampai karena ada kabar positif ini, masyarakat justru tidak mengindahkan pencegahan  virus corona tersebut.

Dia kembali memastikan bahwa vaksin Corona akan segera beredar di Indonesia. Saat ini vaksin tersebut harus menjalani uji klinis tahap tiga terlebih dahulu. Jika sudah lulus uji barulah bisa diedarkan.

Sejurus dengan itu, Erick juga mengungkapkan bahwa PT Bio Farma sedang mengupayakan produksi obat untuk terapi kesembuhan Covid.

“Vaksin ini kita pastikan akan ada tapi saya mohon masyarakat juga berdisiplin supaya tadi kita bisa terus mengantisipasi. Bio Farma juga akan memastikan memproduksi obat untuk terapi kesembuhan,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, vaksin Covid-19 produksi Sinovac Biotech, Ltd asal Cina telah tiba di Indonesia untuk diujicobakan kepada sampel. Hal ini dilakukan oleh para ilmuwan bekerja sama dengan Bio Farma.

Dirut PT Bio Farma, Honesti Basyir mengatakan pihaknya bertanggung jawab untuk produksi dan mendistribusikan vaksin setelah selesai diujicobakan. Saat ini vaksin dari China tersebut masih disimpan di Bio Farma.

“Saatnya nanti pada saat uji klinis udah dimulai, kita akan berikan kepada tim untuk diberikan vaksinasi kepada sampel sejumlah 1.620 orang,” pungkas dia.

 

Comments are closed.